Pengkajian Sistem Neurologi

Y dengan gangguan sistem perkemihan akibat ESRD di RSUP dr. Pengkajian Keperawatan. Askep Meningitis C. § Pengkajian dimulai saat klien dalam keadaan netral. Sistem persarafan atau neurologi merupakan sistem yang paling sentral bagi fungsi kehidupan manusia sehingga sistem pengkajian neurologi dapat menggambarkan kondisi sistem yang lain. Alarm tekanan rendah menandakan adanya pemutusan dari pasien (ventilator terlepas dari pasien), sedangkan alarm tekanan tinggi menandakan adanya peningkatan tekanan, misalnya pasien batuk, cubing tertekuk, terjadi fighting, dll. Pengkajian fungsional dilaksanakan bersamaan pengkajian neurologi dikaitan dengan kemampuan klien melakukan aktivitas sehari-hari. Pengkajian fisik dalam keperawatan pada dasarnya mengunakan cara-cara yang sama dengan ilmu kedokteran yaitu: inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi. Adanya program keselamatan pasien rumah sakit merupakan suatu sistem dimana rumah sakit menerapkan asuhan pasien yang lebih aman, meliputi kegiatan pengkajian risiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko, implementasi solusi agar dapat meminimalkan timbulnya risiko,meminimalisir angka kejadian nyaris cedera, pelaporan. Watson juga mempelajari fisiologi dan Neurologi dibawah bimbingan H. Bagian Neurologi FK USU didirikan pada tanggal 1 September 1956 dengan diangkatnya alm. DAFTAR PUSTAKA Batticaca, F. pengkajian keperawatan sistem perkemihan Pendahuluan Pengkajian keperawatan merupakan langkah pertama yang dilakukan oleh perawat untuk mendapatkan data subjektif dan objektif yang dilakukan secara sistematis. Tujuan khusus penulisan makalah ini adalah menjawab pertanyaan yang telah dijabarkan pada rumusan masalah agar penulis ataupun pembaca tentang konsep skoliosis serta proses keperawatan dan pengkajiannya. Pengkajian Sistem sensorik Sesuai barlanjutnya usia, klien dengan penyakit alzheimer mengalami penurunan terhadap sensasi sensorik secara progresif. Sistem alarm perlu untuk mewaspadakan perawat tentang adanya masalah. mudah-mudahan isi postingan Artikel Asuhan Keperawatan Anak, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Pengkajian kelengkapan pembedahan sangat penting perawat diperhatikan. Sistem adalah bagian dari yang berfungsi bagian yang satu dengan yang lain saling ketergentungan c. Penelitian telah dilakukan dengan metode pengamatan secara seksama pada pasien dengan gangguan sistem neurologi: tumor otak yang dirawat di Ruang Anggrek RSUD Dr. ASUHAN KEPERAWATAN A. ashari bahar, m. Jika medula spinalis mengalami gangguan, sistem-sistem lain yang diatur oleh medula spinalis pasti juga akan terpengaruh dan akan mengalami gangguan pula. u Riwayat Keperawatan. SISTEM NEUROLOGI Cedera Aphasia Stroke Kanker otak Kraniotomi Cedera Kepala Quadriplegi Kejang Cedera medula spinalis SISTEM KARDIOVASKULER Pengkajian sistem. Keterampilan pengkajian fisik meningkatkan evaluasi tindakan keperawatan melalui pemantauan hasil asuhan fisiologis dan perilaku. Sistem mempunyai input, out put, control, proses dan umpan balik d. Tidak ada yang absolut mengenai metode yang digunakan dan sistem yang harus dicakup dalam suatu pemeriksaan fisik. Salah satu masalah kesehatan yang dialami pasien adalah gangguan sistem persyarafan. Pengkajian ini meliputi identitas klien, status kesehatan saat ini, riwayat kesehatan masa lalu, riwayat kesehatan keluarga, pemeriksaan fisik sistem persarafan, pola aktifitas sehari-hari, serta pengkajian psikososial dan spiritual. Sebaliknya, pengetahuan yang kurang memadai dalam penggunaan mekanika tubuh akan menjadikan seseorang beresiko mengalami gangguan koordinasi sistem neurologi dan muskulusletal. Tujuan khusus penulisan makalah ini adalah menjawab pertanyaan yang telah dijabarkan pada rumusan masalah agar penulis ataupun pembaca tentang konsep skoliosis serta proses keperawatan dan pengkajiannya. Fungsi Cerebral. Tuti Pahria, dkk, Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Ganguan Sistem Persyarafan, Jakarta, EGC, 1993. Pengkajian yang dilakukan pada klien immobilisasi pada dasarnya sama dengan pengkajian psikososial pada gangguan system lain yaitu mengenai konsep diri (gambaran diri, ideal diri, harga diri, peran diri, dan identitas diri) dan hubungan atau interaksi klien baik dengan anggota keluarganya maupun dengan lingkungan dimana dia berada. Thrombosis Cerebral. Gerakan ekstermitas. Sistem mempunyai input, out put, control, proses dan umpan balik d. Dalam pengkajian sistem persarafan, pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan fungsi kesadaran, mental ,dan gerakan sensasi. Pengkajian yang sering dan cermat terhadap status klien dapat membantu mendiagnosa perdarahan sebelum status klien terganggu lebih parah. Sistem ini terdiri dari tulang, sendi, otot rangka, tendon, ligament, dan jaringan-jaringan khusus yang menghubungkan struktur-struktur ini. Melakukan pemeriksaan reflek patologis. pengkajian sistem agribisnis pisang pada agroekosistem lahan kering di nusa tenggara barat oleh : b. Neurologi Neurologi adalah cabang dari ilmu kedokteran yang menangani kelainan pada sistem saraf. dari telinga tengah (sistem neurologi). u Status Mental. Sebaliknya, pengetahuan yang kurang memadai dalam penggunaan mekanika tubuh akan menjadikan seseorang beresiko mengalami gangguan koordinasi sistem neurologi dan muskulusletal. Pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan bersamaan dengan wawancara. Salah satu masalah kesehatan yang dialami pasien adalah gangguan sistem persyarafan. Tidak ada yang absolut mengenai metode yang digunakan dan sistem yang harus dicakup dalam suatu pemeriksaan fisik. Sistem Penglihatan e. Pemeriksaan refleks tendon sebaiknya dilakukan karena hiperefleksi menandakan adanya komplikasi kehamilan. Pengkajian pada klien dengan gangguan hematologi perlu dilakukan dengan teliti, sistematis, serta memahami dengan baik fisiologis dari setiap organ system hematologi. Sistem Perkemihan d. Sistem limfatik tersusun atas serangkaian pembuluh yang menyebar keseluruh tubuh. Kep PEMERIKSAAN FISIK SISTEM NEUROLOGI A. Jadi, pengkajian medis, memang untuk diagnosa medis. Pengkajian dapat dilakukan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan mental dan pemeriksaan penunjang. Pengkajian fungsi intelektual. Respon ini dapat dilihat saat orang diminta menunjuk anggota secara bergantian. § Pengkajian dimulai saat klien dalam keadaan netral. Bab 2 Pengkajian Keperawatan Lanjut Usia Bab 10 Asuhan Keperawatan pads Men Lansia dengan Gangguan Sistem Neurologi Cedera Serebrovaskular/Stroke Sakit Kepala. Tumor intrakranial sering menyebabkan berbagai defisit neurologis, bergantung pada gangguan fokal dan adanya peningkatan intrakranial. Pengkajian fisik keperawatan harus mencerminkan diagnosa fisik yang secara umum perawat dapat membuat perencanaan tindakan untuk mengatasinya. FUNGSI SISTEM PERSARAFAN sel-sel pembersih yang memasuki sistem persarafan dari pembuluh darah. Penurunan tingkat kesadaran berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas (kecacatan) dan mortalitas (kematian). Trauma Medulla Spinalis adalah Trauma yang terjadi pada jaringan medulla spinalis yang dapat menyebabkan fraktur atau pergeseran satu atau lebih tulang vertebrata atau kerusakan jaringan medulla spinalis lainnya termasuk akar-akar saraf yang berada sepanjang medulla spinalis sehingga mengakibatkan defisit neurologi. Integritas Kulit dan Kondisi Luka. Asuhan Keperawatan Strooke Non Hemoragik A. Pengkajian meliputi tingkat kesadaran, adalah nyeri kepala, rasa ngantuk, gelisah dan kekacauan mental. Sistem persarafan merupakan suatu sistem pengontrol seluruh sistem tubuh manusia sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan teliti. Namun butir ini tidak dapat menginterpretasi pengkajian fungsi neurologi secara lebih luas dan dalam atau dengan kata lain butir ini memiliki kekurangan yaitu tidak dapat dilakukannya pemeriksaan neurologi secara lebih akurat, misalnya butir ini tidak dapat dijadikan dasar perhitungan perubahan status GCS akibat iskemia yang menyebar. Pengkajian a). PEMERIKSAAN FISIK SISTEM NEUROLOGI O L E H 0 Ns. Dua belas pasang saraf kranial yang tersusun angka romawi, muncul dari berbagai batang otak. pengkajian Temuanya tergantung pada jenis / penyebab dari sakit kepala tersebut Riwayat yang lengkap merupakan suatu hal yang penting untuk membedakan diagnostik. Kelemahan otot menunjukkan polineuropati, gangguan elektrolit (kalsium dan kalium), miastenia grafis, poliomyelitis, distrofi otot. Stroke adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak, progesi cepat, berupa defisit neurologis fokal dan/ atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian, dan semata–mata disebabkan oleh gangguan. H DENGAN GANGGUAN SISTEM NEUROLOGI: STROKE DI GEDUNG CEMPAKA RSU dr. Pengkajian riwayat pasien secara optimal harus diperoleh langsung dari pasien, jika berkaitan dengan bahasa, budaya, usia, dan cacat atau kondisi pasien yang terganggu, konsultasikan dengan anggota keluarga, orang terdekat, atau orang yang pertama kali melihat kejadian. Oleh karena UMN bersilangan, gangguan kontrol motor volunter pada salah satu sisi tubuh dapat menunjukkan kerusakan pada UMN di sisi yang berlawanan dari otak. Askep anak dengan gangguan sistem neurologi 2,965 views. baiklah, selamat membaca. SLAMET GARUT”. PROSEDUR PEMERIKSAAN NEUROLOGI TUJUAN PRAKTIKUM 1. Anemia yang menyertai gagal ginjal akut merupakan kondisi yang tidak dapat dielakkan sebagai akibat dari penurunan produksi eritropoetin, lesi gastrointestinal uremik, penurunan usia sel darah merah, dan kehilangan darah, biasanya dari saluran G1. Mohammad Ildrem sebagai Guru Besar/ Kepala Bagian Neurologi Psikiatri, yang merupakan pendiri pertama Bagian Neurologi FK USU yang berlokasi Di RS Jiwa Jl. koledukus, D. Sistem kardiovaskular seperti palpitasi, nyeri dada. Sistem genitourinary Klien mengatakan biasa BAK di kamar mandi, klien sering merasa penuh pada kandung kemih, jika kandung kemih penuh klien kadang-kadang tidak mampu untuk mengontrol berkemihnya, frekuensi BAK 8-10 kali dalam sehari, pada malam hari frekuensi BAK klien meningkat, jumlah BAK (± 100 cc). Pada Asuhan Keperawatan pengkajian dan pemeriksaan fisik lebih difokuskan pada testing cerebral function dan sistem neurologi. Pengkajian berfokus pada status kenyamanan, nutrisi, cairan dan elektrolit. Imunitas adalah respon protektif tubuhterhadap benda asing. Pengkajian yang sering dan cermat terhadap status klien dapat membantu mendiagnosa perdarahan sebelum status klien terganggu lebih parah. Gejala-gejala dimana pengkajian difokuskan mencakup nyeri, kembung, bising usus, mual dan muntah, hematemesis, perubahan kebiasaan defekasi serta karakteristik feses. Setelah implementasi, perawat menuliskan dalam catatan klien deskripsi singkat dari pengkajian keperawatan, Prosedur spesifik dan respon klien terhadap asuhan keperawatan atau juga perawat bisa mendelegasikan implementasi pada tenaga kesehatan lain termasuk memastikan bahwa orang yang didelegasikan terampil dalam tugas dan dapat menjelaskan. Timor Medan. a dengan gangguan sistem persarafan : stroke haemoragic di ruang neorologi rumah sakit umum dr. Dalam menentukan diagnosa keperawatan penulis berfokus pada data-data sebagai hasil pengkajian berdasarkan masalah aktual. Sistem Genetalia j. Tumor intrakranial sering menyebabkan berbagai defisit neurologis, bergantung pada gangguan fokal dan adanya peningkatan intrakranial. Sistem urogenital. Pola Aktifitas Sehari-hari a. Tema Tanda Air. Imunitas adalah respon protektif tubuhterhadap benda asing. BAB II PEMBAHASAN A. Proses keperawatan terdiri dari lima tahap : pengkajian, diagnosa keperawatan, perancanaan, pelaksanaan, evaluasi. DEFINISI Gagal ginjal kronik atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah) (Brunner & Suddarth, 2001). Alarm tekanan rendah menandakan adanya pemutusan dari pasien (ventilator terlepas dari pasien), sedangkan alarm tekanan tinggi menandakan adanya peningkatan tekanan, misalnya pasien batuk, cubing tertekuk, terjadi fighting, dll. Sistem saraf dalam tubuh manusia memiliki peran yang sangat dominan, sehingga untuk menentukan ada tidaknya gangguan pada sistem ini diperlukan cara pengkajian yang sistematis dan mendetail. Banyak faktor berperan didalamnya, baik faktor intrinsik dalam diri lansia tersebut seperti gangguan gaya berjalan, kelemahan otot ekstremitas bawah, kekakuan sendi, sinkoppe dan dizzines, serta faktor ekstrinsik seperti lantai yang licin dan tidak rata, tersandung benda-benda, penglihatan kurang karena cahaya kurang terang, dan sebagainya. Pengkajian Sistem Motorik Stroke adalah penyakit saraf motorik atas (UMN) dan mengakibatkan kehilangan kontrol volunter terhadap gerakan motorik. Saraf kranial tersusun dari serabut saraf sensorik dan motorik. Sistem urogenital. Pengkajian Risiko T dan memperbaiki penjahat dengan sistem pembinaan yang ada di Lembaga. Sistem ini terdiri dari saraf cranial dan saraf spinal yang menghubungkan otak dan medulla spinalis dengan reseptor dan efektor. Alarm tekanan rendah menandakan adanya pemutusan dari pasien (ventilator terlepas dari pasien), sedangkan alarm tekanan tinggi menandakan adanya peningkatan tekanan, misalnya pasien batuk, cubing tertekuk, terjadi fighting, dll. 30 di bangsal Anggrek-Bougenville RSUD Pandan Arang Boyolali. (Harsono,1996, hal 67). Dewi Tiansa Barus Love Nurse Lihat profil lengkapku. Tema Tanda Air. Inspeksi Disfungsi sistem endokrin akan menyebabkan perubahan fisik sebagai dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan, kesembangan cairan dan elektrolit , seks dan reproduksi, metabolisme dan energi. SISTEM NEUROLOGI Cedera Aphasia Stroke Kanker otak Kraniotomi Cedera Kepala Quadriplegi Kejang Cedera medula spinalis SISTEM KARDIOVASKULER Pengkajian sistem. Pengkajian adalah dasar utama dari proses keperawatan, pengumpulan data yang akurat dan sistematis akan membantu penentuan status kesehatan dan pola pertahanan klien, mengidentifikasi kekuatan dan kebutuhan klien serta merumuskan diagnosa keperawatan. Dokter yang mengkhususkan dirinya pada bidang neurologi disebut neurolog dan memiliki kemampuan untuk mendiagnosis, merawat, dan memanejemen pasien dan kelainan saraf. Keseauian respons pasien terhadap lingkungan atau stimulasi. Imunopatologi adalah ilmu tentang penyakit yang terjadi akibat disfungsi dalam sistem imun Beberapa komponen sistim imun terbentuk dari sel-sel darah putih,sumsum tulang,dan jaringan limfoid yang mencakup kelenjar timus,kelenjar limfe,lien,tonsil serta adenoid. Jika terdapat perasa lidah bagian kiri lidah tidak dapat ditekankan kepipi sebelah kanan,tetapi kesebelah kiri dapat. Sejak kapan timbul 2. Pengertian Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. Dengan petunjuk yang didapat selama pemeriksaan riwayat dan fisik, ahli medis dapat menyusun sebuah diagnosis diferensial,yakni sebuah daftar penyebab yang mungkin menyebabkan gejala tersebut. Sistem adalah bagian dari yang berfungsi bagian yang satu dengan yang lain saling ketergentungan c. (Tamher, 2008:60). ANAMNESA Perlu ditanyakan keluhan utama pasien. Sistem ini terdiri dari ventrikel lateral, tertius, sylvius, & quartus. Alarm tekanan rendah menandakan adanya pemutusan dari pasien (ventilator terlepas dari pasien), sedangkan alarm tekanan tinggi menandakan adanya peningkatan tekanan, misalnya pasien batuk, cubing tertekuk, terjadi fighting, dll. Tema Tanda Air. pirngadi medan bab iii. Setelah pemeriksaan organ utama diperiksa dengan inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi, beberapa tes khusus mungkin diperlukan seperti test neurologi. Y dengan gangguan sistem perkemihan akibat ESRD di RSUP dr. Fungsi utama sistem persarafan adalah sebagai pengatur integrasi berbagai aktifitas tubuh. Emboli serebral merupakan penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah, lemak dan udara. Pembuluh tersebut bermula dari kapiler limfa yang mengalirkan plasma tak terabsorbsi dari rongga jaringan. Peristiwa glukoneogenesis berperan penting dalam penyediaan energi bagi kebutuhan tubuh, khususnya sistem saraf dan peredaran darah (eritrosit). Misalnya, anatomi dapat dikhususkan pada setiap organ atau sistem (biasa terjadi dalam ilmu kedokteran): pulmonologi, kardiologi, neurologi, dan sebagainya). Enzim proteolitik akan memendekkan jaringan otot yang telah sempat mengendur hingga 10 kali panjangnya dari semula dan 5 kali lebar dari semula selama kehamilan, atau dapat juga dikatakan sebagai pengrusakan secara langsung jaringan hipertropi yang berlebihan hal ini disebabkan karena penuruna hormone. Sistem urogenital. Ketika sistem keseimbangan tidak berfungsi, kita dapat menyusuri masalah kembali pada suatu gangguan dari salah satu dari ketiga sistem sensoris atau pemroses data (otak). Watson juga mempelajari fisiologi dan Neurologi dibawah bimbingan H. Ventilasi mekanik adalah suatu alat bantu mekanik yang berfungsi memberikan bantuan nafas pasien dengan cara memberikan tekanan udara positif pada paru-paru melalui jalan nafas buatanadalah suatu alat yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi ( Brunner dan Suddarth, 2002). Pengkajian muskuloskeletal meliputi pemeriksaan pada tulang, persendian, dan otot-otot. Video ini bertujuan untuk mengkaji sistem neurologi pasein. pengkajian Temuanya tergantung pada jenis / penyebab dari sakit kepala tersebut Riwayat yang lengkap merupakan suatu hal yang penting untuk membedakan diagnostik. Tanyakan juga bagaimana hal tersebut timbul dengan waktu yang spesifik (misal : pada malam hari, ketika bangun tidur) atau hubungannya dengan aktifitas fisik. Beberapa keadaan dibawah in i dapat menimbulkan emboli :. Lokasi serta penjalarannya 4. Disamping pengkajian secara fisik perawat melakukan pengkajian pada kondisi psikologis ( respon emosi ) klien yaitu adanya kemungkinan terjadi kecemasan pada klien melalui penilaian klien terhadap amputasi yang akan dilakukan, penerimaan klien pada amputasi dan dampak amputasi terhadap gaya hidup. pemeriksaan GCS tidak dapat dilakukan jika klien diintubasi sehingga tidak bisa berbicara, mata bengkak&tertutup, tidak bisa berkomunikasi, buta, afasia. Pengkajian yang perlu ditanyakan meliputi adanya riwayat hipertensi, riwayat cedera kepala sebelumnya, DM, penyakit jantung anemia, penggunaan obat-obat anti koagulan, aspirin, vasodilator, obat-obat adiktif, dan konsumsi alkohol yang berlebihan. SISTEM SARAF. Dilakukan pengkajian geriatri paripurna, perumusan target fungsional, dan pembuatan rencana terapi yang mencakup pula perkiraan waktu yang diperlukan untuk mencapai target terapi. Adalah disfungsi neurologi akut yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yang timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau timbul secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala dan tanda yang sesuai dengan daerah fokal yang terganggu. Untuk menghemat waktu dan efektivitas pengkajian sistem pencernaan dilakukan bersamaan dengan pengkajian sistem perkemihan karena keduanya berpusat pada abdomen. Dua belas pasang saraf kranial yang tersusun angka romawi, muncul dari berbagai batang otak. Pengkajian system persarafan merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk dilakukan dalam rangka menentukan diagnosa keperawatan tepat dan melakukan tindakan perawatan yang sesuai. Pengkajian yang dilakukan pada klien immobilisasi pada dasarnya sama dengan pengkajian psikososial pada gangguan system lain yaitu mengenai konsep diri (gambaran diri, ideal diri, harga diri, peran diri, dan identitas diri) dan hubungan atau interaksi klien baik dengan anggota keluarganya maupun dengan lingkungan dimana dia berada. Disamping pengkajian secara fisik perawat melakukan pengkajian pada kondisi psikologis ( respon emosi ) klien yaitu adanya kemungkinan terjadi kecemasan pada klien melalui penilaian klien terhadap amputasi yang akan dilakukan, penerimaan klien pada amputasi dan dampak amputasi terhadap gaya hidup. Dengan petunjuk yang didapat selama pemeriksaan riwayat dan fisik, ahli medis dapat menyususn sebuah diagnosis diferensial ,yakni sebuah daftar penyebab yang mungkin menyebabkan gejala tersebut. Untuk mendapatkan data yang akurat sebelum pemeriksaan fisik dilakukan pengkajian riwayat kesehatan, riwayat psikososial, sosek, dll. ashari bahar, m. Pengkajian kesehatan pada anak, dimulai dengan bayi berumur satu bulan dan di akhiri denga anak usia belasan tahun pada masa remaja akhir. ETIOLOGI Beberapa keadaan dibawah ini dapat menyebabkan stroke antara lain : 1. Setelah pemeriksaan organ utama diperiksa dengan inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi, beberapa tes khusus mungkin diperlukan seperti test neurologi. Askep Meningitis C. Sistem alarm perlu untuk mewaspadakan perawat tentang adanya masalah. Definisi Cedera kepala atau cedera otak merupakan suatu gangguan traumatik dari fungsi otak yang diser. Proses keperawatan merupakan susatu sistem yang cermat untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah kesehatan dalam rangka memenuhi kebutuhan kesehatan seseorang. Tanyakan juga bagaimana hal tersebut timbul dengan waktu yang spesifik (misal : pada malam hari, ketika bangun tidur) atau hubungannya dengan aktifitas fisik. Pengkajian B3 ( sistem neurologi ) merupakan pemeriksaan focus dan lebih lengkap dibandingkan pengkajian pada sistem lainnya. kemudian bergabung menjadi pembuluh limfa, yang pada gilirannya melintasi nodus limfa dan akhirnya mengosongkan diri ke duktus torasikus besar dan bergabung. u Fungsi Sensorik. Dengan cara inspeksi, palpasi dan perkusi menggunakan refleks hammer. pirngadi medan bab iii. kompetensi Dokter Spesialis Neurologi. Bab 2 Pengkajian Keperawatan Lanjut Usia Bab 10 Asuhan Keperawatan pads Men Lansia dengan Gangguan Sistem Neurologi Cedera Serebrovaskular/Stroke Sakit Kepala. Tumor intrakranial sering menyebabkan berbagai defisit neurologis, bergantung pada gangguan fokal dan adanya peningkatan intrakranial. Tuti Pahria, dkk, Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Ganguan Sistem Persyarafan, Jakarta, EGC, 1993. Pengkajian fungsi emosional 5. Sistem ini terdiri dari saraf cranial dan saraf spinal yang menghubungkan otak dan medulla spinalis dengan reseptor dan efektor. Thrombosis Cerebral. Sistem Kardiovaskuler h. GCS adalah pengkajian neurologi yang paling umum dan terdapat tiga komponen pemeriksaan yaitu membuka mata, respon verbal dan respon motorik. Tanda utama gangguan sistem muskuloskeletal adalah nyeri dan rasa tidak nyaman , yang dapat bervariasi dari tingkat yang paling ringan sampai yang sangat berat (Price, Wilson, 2005). Jadi, pengkajian medis, memang untuk diagnosa medis. ASKEP RHEUMATOID ARTRHITIS (RA) - Rhematoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang ditandai oleh inflamsi sistemik kronik dan progresif , dimana sendi merupakan target utama (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesisa, 2010: 2495). Pembagian lebih rinci juga mungkin terjadi. 021 PEMBIMBING: ERFANDI PENGKAJIAN DAN PENCEGAHAN JATUH PADA LANSIA Jatuh sering terjadi atau dialami oleh usia lanjut. kontortus P 2. DISUSUN OLEH : HENY SUSANTI 07. Pada dasarnya asuhan keperawatan secara teoritikal tidak selalu muncul atau timbul pada setiap kasus sehingga perlu dilakukan asuhan keperawatan yang detail, akurat serta individual tidak hanya disesuaikan dengan kerangka teori yang ada. Orang normal akan menunjuk dengan tepat, sebaliknya orang yang koordinasi sistem sarafnya tidak normal maka dia tidak akan menunjuk dengan tepat. Respon motorik kasar melibatkan seluruh koordinasi sistem saraf. Hipotesa Melengkapi/ (Dx Diff Mas. masalah/diagnosa pada klien. Selama proses penuaan, sistem imun juga akan mengalami kemunduran dalam pertahanan terhadap organisme asing yang masuk ke dalam tubuh sehingga pada lamsia akan sangat mudah mengalami infeksi dan kanker. Tidak ada yang absolut mengenai metode yang digunakan dan sistem yang harus dicakup dalam suatu pemeriksaan fisik. Pengkajian yang dilakukan pada klien immobilisasi pada dasarnya sama dengan pengkajian psikososial pada gangguan system lain yaitu mengenai konsep diri (gambaran diri, ideal diri, harga diri, peran diri, dan identitas diri) dan hubungan atau interaksi klien baik dengan anggota keluarganya maupun dengan lingkungan dimana dia berada. SISTEM PERKEMIHAN GINJAL / REN FIKSASI GINJAL oleh : Capsula adiposa renalis Fascia renalis Arteri/vena renalis NEFRON GLOMERULAR / KAPSULA BOWMAN TUBULUS GINJAL 1. Penentuan pilihan dipengaruhi oleh usia pasien, gejala, data fisik dan laboratorium lainnya, serta tujuan pemeriksaan itu sendiri (misalnya, penapisan/screening fisik umum, pemeriksaan fisik spesifik, atau analisis gejala-gejala). BAB 3 TEKNIK PEMERIKSAAN FISIK SISTEM TUBUH PEMERIKSAAN FISIK KEPALA DAN LEHER Kepala Mata Telinga Hidung Mulut dan Faring Leher PEMERIKSAAN FISIK DADA Sistem Pernapasan (Paru) Pengkajian Fisik Sistem Kardiovaskular: Jantung Pemeriksaan Fisik Payuclara dan Ketiak Pengkajian Fisik Sistem Pencernaan: Perut Pengkajian Anus. Dalam menentukan diagnosa keperawatan penulis berfokus pada data-data sebagai hasil pengkajian berdasarkan masalah aktual. Pengkajian Risiko T dan memperbaiki penjahat dengan sistem pembinaan yang ada di Lembaga. kemudian bergabung menjadi pembuluh limfa, yang pada gilirannya melintasi nodus limfa dan akhirnya mengosongkan diri ke duktus torasikus besar dan bergabung. Fungsi tubuh dan respon-respon yang diberikan sebagian besar dilakukan oleh pusat yang lebih rendah dari otak dan reflek-reflek dalam medulla spinalis. Setelah pemeriksaan organ utama diperiksa dengan inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi, beberapa tes khusus mungkin diperlukan seperti test neurologi. Bab 2 Pengkajian Keperawatan Lanjut Usia Bab 10 Asuhan Keperawatan pads Men Lansia dengan Gangguan Sistem Neurologi Cedera Serebrovaskular/Stroke Sakit Kepala. Tujuan khusus penulisan makalah ini adalah menjawab pertanyaan yang telah dijabarkan pada rumusan masalah agar penulis ataupun pembaca tentang konsep skoliosis serta proses keperawatan dan pengkajiannya. Menyelenggarakan penelitian dasar, terapan, dan pengkajian kebijakan sesuai perkembangan Iptekdok. ANAMNESA Perlu ditanyakan keluhan utama pasien. ETIOLOGI Beberapa keadaan dibawah ini dapat menyebabkan stroke antara lain : 1. Penanganan hidrochepalus masuk kategori”live saving and live sustaining” yang berarti penyakit ini memerlukan diagnosis dini yang dilanjutkan dengan tindakan bedah secepatnya. Tujuan umum penulisan makalah ini adalah sebagai pemenuhan tugas Sistem Imun dan Hematologi yang berjudul “Askep Anemia Aplastik “. ETIOLOGI Beberapa keadaan dibawah ini dapat menyebabkan stroke antara lain : 1. Brunner& Suddarth. Dengan cara inspeksi, palpasi dan perkusi menggunakan refleks hammer. Sistem Genetalia j. Dari hasil pemeriksaan didapatkan tekanan darah menurun nadi bradikardi dan jantung berdebar-debar. Perawat mengkaji klien atau keluarga dan berfokus kepada manifestasi klinik dari keluhan utama, kejadian yang membuat kondisi sekarang ini, riwayat perawatan dahulu, riwayat keluarga dan riwayat psikososial. Sebaliknya, pengetahuan yang kurang memadai dalam penggunaan mekanika tubuh akan menjadikan seseorang beresiko mengalami gangguan koordinasi sistem neurologi dan muskulusletal. Pada saat melakukan fieldtrip di RS PKU Gamping, rumah sakit tersebut menggunakan format pengkajian cek list yang bertujuan mempermudah perawat dalam melakukan pengkajian, Namun dari hasil dokumentasi pengkajian yang dilakukan perawat diruangan Al kautsar masih ditemukan item-item yang tidak terkaji dan cenderung mengkopi paste hasil pengkajian. Akan melibatkan tiga sistem sensoris dan otak, bila berfungsi dengan baik hasil akhirnya adalah sistem keseimbangan yang sehat. Nursing is the protection, promotion, and optimization of health and abilities, prevention of illness and injury, alleviation of suffering through the diagnosis and treatment of human response, and advocacy in the care of individuals, families, communities, and populations. Meskipun angka komplikasi dari kolangiogram rendah namun bisa beresiko peritonitis bilier, resiko sepsis dan syok septik. Fokus pengkajian fisik keperawatan adalah pada kemampuan fungsional klien. pengkajian Temuanya tergantung pada jenis / penyebab dari sakit kepala tersebut Riwayat yang lengkap merupakan suatu hal yang penting untuk membedakan diagnostik. dan adanya perasaan atauperilaku pasca-kejang Lakukan pengkajian fisik dan neurologi. s departemen neurologi fakultas kedokteran universitas hasanuddin makassar 2015. 5 Sistem gastrointestinal. Penatalaksanaan medis lebih bersifat mengatasi etiologi, Prognosis sangat bergantung pada asuhan suportif yang diberikan. Pengkajian terhadap riwayat cedera kepala, pembedahan pada persarafan, pingsan, maupun stroke perlu ditanyakan. Keterampilan pengkajian fisik yang sama di gunakan untuk mengkaji kondisi dapat di gunakan sebagai tindakan evaluasi setelah asuhan diberikan. Inspeksi, Keadaan umum klien yang diamati mulai pertama kali bertemu dengan klien. Pemeriksaan Fisik. Pengkajian keperawatan meliputi: · Breathing Kompresi pada batang otak akan mengakibatkan gangguan irama jantung, sehingga terjadi perubahan pada pola napas, kedalaman, frekuensi maupun iramanya, bisa berupa Cheyne Stokes atau Ataxia breathing. pada tahun 1903. Tidak ada yang absolut mengenai metode yang digunakan dan sistem yang harus dicakup dalam suatu pemeriksaan fisik. Menyelenggarakan penelitian dasar, terapan, dan pengkajian kebijakan sesuai perkembangan Iptekdok. com | Dalam PBL (Problem Basic Learning) minggu lalu dalam mata kuliah sistem neurologi kami langsung turun ke rumah sakit (RSAS) untuk mengkaji secara langsung pasien-pasien yang mengalami gangguan pada sistem neurologi. Konstipasi berhubungan dengan kelemahan otot abdomen BAB III E. Pemeriksaan pada sistem persarafan secara menyeluruh meliputi : status mental, komunikasi dan bahasa, pengkajian saraf kranial, respon motorik, respon sensorik dan tanda-tanda vital. GCS adalah pengkajian neurologi yang paling umum dan terdapat tiga komponen pemeriksaan yaitu membuka mata, respon verbal dan respon motorik. diperlukan. Sistem persarafan berfungsi sebagai pengatur berbagai aktivitas tubuh. Neurologi Neurologi adalah cabang dari ilmu kedokteran yang menangani kelainan pada sistem saraf. PENGERTIAN Chefalgia atau sakit kepala adalah salah satu keluhan fisik paling utama manusia. SLAMET GARUT”. u Status Mental. Alarm tekanan rendah menandakan adanya pemutusan dari pasien (ventilator terlepas dari pasien), sedangkan alarm tekanan tinggi menandakan adanya peningkatan tekanan, misalnya pasien batuk, cubing tertekuk, terjadi fighting, dll. Sistem Penglihatan e. Bagaimanaka pengkajian pada pasien dengan gangguan sitem perkemihan akibat gagal ginjal kronis, cara menegakkan diagnosa keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan akibat gagal ginjal kronis, cara membuat rencana tindakan keperawatan yang akan dilakukan pada pasien dengan gagal ginjal kronis, dan intervensi keperawatan dan. Dilakukan pengkajian geriatri paripurna, perumusan target fungsional, dan pembuatan rencana terapi yang mencakup pula perkiraan waktu yang diperlukan untuk mencapai target terapi. Pemeriksaan pada sistem persarafan secara menyeluruh meliputi : status mental, komunikasi dan bahasa, pengkajian saraf kranial, respon motorik, respon sensorik dan tanda-tanda vital. 4 Sistem Neurologi Pada pemeriksaan reflek hasilnya positif tetapi dari nyeri akan didapatkan ekspresi wajah yang tegang dan gelisah karena menahan sakit. Pengkajian dapat dilakukan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan mental dan pemeriksaan penunjang. Perubahan Fisiologis Sistem Neurologis pada Bayi Baru Lahir Pada saat lahir sistem saraf belum terintegrasi sempurna namun sudah cukup berkembang untuk bertahan dalam kehidupan ekstra uterin. Pemeriksaan status respirasi, kardiovaskular, dan perdarahan perlu diperhatikan dan segera di kolaborasikan apabila terdapat perubahan yang mencolok. Fungsi utama sistem persarafan adalah sebagai pengatur integrasi berbagai aktifitas tubuh. Sebagai ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk kehidupan, manfaat Biologi dalam meningkatkan kesejahteraan manusia tidak perlu diragukan lagi. Pengkajian Umum 1. Sistem urogenital. Menurut WHO (1989) stroke adalah disfungsi neurologi akut yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yang timbul secara mendadak dengan tanda dan gejala sesuai dengan daerah fokal pada otak yang terganggu. Tempat, Tanggal, Lahir d. Autoliysis merupakan proses penghancuran diri sendiri yang terjadi di dalam otot uterine. Pengkajian fisik dalam keperawatan pada dasarnya mengunakan cara-cara yang sama dengan ilmu kedokteran yaitu: inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi. Pada pengkajian preoperatif termasuk mengkaji kebutuhan sebelum dan sesudah operasi juga diperlukan screening test untuk mengetahui kondisi dan kesiapan pasien secara fisik. Keterbatasan klien dan bagaimana klien mengatasinya harus dicatat. Nutrisi 1) Kaji jumlah dan jenis cairan yang biasa diminum pasien : kopi, alkohol, minuman berkarbonat. 021 PEMBIMBING: ERFANDI PENGKAJIAN DAN PENCEGAHAN JATUH PADA LANSIA Jatuh sering terjadi atau dialami oleh usia lanjut. PENGKAJIAN NEUROLOGIS Setiawan S. pengkajian B3 (Brain) merupakan pemeriksaan fokus dan lebih lengkap di bandingkan pengkajian pada sistem lainnya. Sistem pernapasan seperti dispnea dan takipnea. Gerakan tubuh atau anggota tubuh yang tepat dan halus selalu membutuhkan koordinasi dari berbagai organ. Sistem neurologi Pengkajian meliputi tingkat kesadaran, adalah nyeri kepala, rasa ngantuk, gelisah dan kekacauan mental. u Fungsi Reflek. pengkajian keperawatan sistem perkemihan Pendahuluan Pengkajian keperawatan merupakan langkah pertama yang dilakukan oleh perawat untuk mendapatkan data subjektif dan objektif yang dilakukan secara sistematis. Pengkajian terhadap riwayat cedera kepala, pembedahan pada persarafan, pingsan, maupun stroke perlu ditanyakan. Untuk pengkajian sistem neurologi bisa dilakukan sejalan dengan pengkajian sistem lain pada tubuh. s departemen neurologi fakultas kedokteran universitas hasanuddin makassar 2015. Abses otak (AO) adalah suatu proses infeksi yang melibatkan parenkim otak; terutama disebabkan oleh penyebaran infeksi dari fokus yang berdekatan oleh penyebaran infeksi dari fokus yang berdekatan atau melaui sistem vaskular. Emboli tersebut berlangsung cepat dan gejala timbul kurang dari 10-30 detik. Pengkajian terhadap riwayat cedera kepala,pembedahan pada persarafan,pingsan,maupun stroke. Pemeriksaan pada sistem neurologis meliputi pemeriksaan kesadaran, rangsang neurologis, fungsi syaraf otak, sistem motorik, sistem. fungsi renal menurun, produk akhir metabolisme protein (yang normalnya dieksresikan kedalam urine) tertimbun dalam darah. Sistem neurologi Pengkajian meliputi tingkat kesadaran, adalah nyeri kepala, rasa ngantuk, gelisah dan kekacauan mental. Penelitian telah dilakukan dengan metode pengamatan secara seksama pada pasien dengan gangguan sistem neurologi: tumor otak yang dirawat di Ruang Anggrek RSUD Dr. Hipotesa Melengkapi/ (Dx Diff Mas. Penurunan tingkat kesadaran berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas (kecacatan) dan mortalitas (kematian). Kesamaan pupil. Sistem alarm perlu untuk mewaspadakan perawat tentang adanya masalah. Konsep Dan Pengkajian Sistem Hematologi. Sistem persarafan atau neurologi merupakan sistem yang paling sentral bagi fungsi kehidupan manusia sehingga sistem pengkajian neurologi dapat menggambarkan kondisi sistem yang lain. Proses keperawatan merupakan susatu sistem yang cermat untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah kesehatan dalam rangka memenuhi kebutuhan kesehatan seseorang. Keterampilan pengkajian fisik yang sama di gunakan untuk mengkaji kondisi dapat di gunakan sebagai tindakan evaluasi setelah asuhan diberikan. Tanda utama gangguan sistem muskuloskeletal adalah nyeri dan rasa tidak nyaman , yang dapat bervariasi dari tingkat yang paling ringan sampai yang sangat berat (Price, Wilson, 2005). Sistem Muskuloskeletal o Kram otot o Kekuatan otot hilang o Fraktur tulang o Foot drop. Pengkajian fisik keperawatan harus mencerminkan diagnosa fisik yang secara umum perawat dapat membuat perencanaan tindakan untuk mengatasinya. Karena konsentrasi bahan kontras yang disuntikan relatif besar maka semua komponen sistem bilier (duktus hepatikus, D. Berbagai perubahan fisik dapat berhubungan dengan satu atau lebih gangguan endokrin, oleh karena itu dalam melakukan pemeriksaan fisik, perawat tetap berpedoman pada pengkajian yang. Pengkajian pasien bedah meliputi : mengevaluasi faktor – faktor fisik dan psikologis secara luas. Keterampilan pengkajian fisik yang sama di gunakan untuk mengkaji kondisi dapat di gunakan sebagai tindakan evaluasi setelah asuhan diberikan. SISTEM NEUROLOGI Cedera Aphasia Stroke Kanker otak Kraniotomi Cedera Kepala Quadriplegi Kejang Cedera medula spinalis SISTEM KARDIOVASKULER Pengkajian sistem. Keterbatasan klien dan bagaimana klien mengatasinya harus dicatat. Sistem saraf perifer meliputi seluruh jaringan saraf lain dalam tubuh. Tidak ada yang absolut mengenai metode yang digunakan dan sistem yang harus dicakup dalam suatu pemeriksaan fisik. Namun butir ini tidak dapat menginterpretasi pengkajian fungsi neurologi secara lebih luas dan dalam atau dengan kata lain butir ini memiliki kekurangan yaitu tidak dapat dilakukannya pemeriksaan neurologi secara lebih akurat, misalnya butir ini tidak dapat dijadikan dasar perhitungan perubahan status GCS akibat iskemia yang menyebar. Inspeksi Disfungsi sistem endokrin akan menyebabkan perubahan fisik sebagai dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan, kesembangan cairan dan elektrolit , seks dan reproduksi, metabolisme dan energi. Evaluasi hal-hal berikut setiap 1 jam. Pasien masuh ruang rawat pada tanggal 8 maret 2009 dan penulis melakukan pengkajian pada tanggal 9 Maret 2009. Sistem persarafan atau neurologi merupakan sistem yang paling sentral bagi fungsi kehidupan manusia sehingga sistem pengkajian neurologi dapat menggambarkan kondisi sistem yang lain. Pengkajian meliputi tekanan darah, nadi, irama jantung, perfusi, adakah sianosis dan banyak mengeluarkan keringat. Dalam pengkajian sistem persarafan, pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan fungsi kesadaran, mental ,dan gerakan sensasi. Pengkajian fisik dalam keperawatan pada dasarnya mengunakan cara-cara yang sama dengan ilmu kedokteran yaitu: inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi. Pemeriksaan Neurologi. Pada umumnya emboli berasal dari thrombus di jantung yang terlepas dan menyumbat sistem arteri serebral. Sistem perkemihan atau sistem urinaria, adalah suatu sistem dimana terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih di pergunakan oleh tubuh. Sejak kapan timbul 2. Tujuan pembuatan makalah ini adalah agar kita mengetahui bagaimana tentang proses Pemeriksaan Fisik Sistem Pencernaan. Sistem neurologi seperti mata kabur, mata lelah, insomnia. Pengkajian B3 ( sistem neurologi ) merupakan pemeriksaan focus dan lebih lengkap dibandingkan pengkajian pada sistem lainnya. Lokasi serta penjalarannya 4. Pengkajian fisik sebenarnya dimulai sejak pengumpulan riwayat kesehatan saat Anda mengamati klien dan respons klien terhadap pertanyaan. Dengan cara inspeksi, palpasi dan perkusi menggunakan refleks hammer. Keberhasilan proses keperawatan sangat bergantung pada tingkat kecermatan dan ketelitian dalam tahap pengkajian. Penatalaksanaan medis lebih bersifat mengatasi etiologi, Prognosis sangat bergantung pada asuhan suportif yang diberikan. Gejala-gejala dimana pengkajian difokuskan mencakup nyeri, kembung, bising usus, mual dan muntah, hematemesis, perubahan kebiasaan defekasi serta karakteristik feses. Sistem alarm perlu untuk mewaspadakan perawat tentang adanya masalah. Untuk mendapatkan data yang akurat sebelum pemeriksaan fisik dilakukan pengkajian riwayat kesehatan, riwayat psikososial, sosek, dll. Inspeksi, Keadaan umum klien yang diamati mulai pertama kali bertemu dengan klien. Dalam menentukan diagnosa keperawatan penulis berfokus pada data-data sebagai hasil pengkajian berdasarkan masalah aktual. Nutrisi 1) Kaji jumlah dan jenis cairan yang biasa diminum pasien : kopi, alkohol, minuman berkarbonat. Gunakan sistem pengkajian neurologi secara konsisten, misal skala Koma Glasgow. Manifestasi klinik : - Nyeri - Kejang - Sakit Kepala - Gangguan Pengelihatan - Kelemahan - Sensasi Abnormal Pemeriksaan Fisik Neurologi : 5 komponen utama :-Fungsi serebral,-Saraf Kranial,-Sistem Motorik,-Sistem Sensorik,-Refleks Fungsi Serebral : - Status Mental - Fungsi Intelektual - Isi Pikiran. Dalam pengkajian sistem persarafan,pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan fungsi kesadaran,mental,dan gerakan sensasi. Thrombosis Cerebral. Sistem persyarafan mengatur kebanyakan aktivitas sistem-sistem tubuh, pengaturan saraf tersebut memungkinkan terjalinnya komunikasi antara berbagai sistem tubuh sehingga menyebabkan tubuh berfungsi sebagai unit yang harmonis. Pengetahuan yang baik terhadap penggunaan mekanika tubuh akan mendorong seseorang untuk mempergunakannya dengan benar, sehingga mengurangi tenaga yang dikeluarkan.